Lukisan Wanita 1938
by Toeti Heraty
Lukisan dengan lengkap citarasa
giwang, gelang, untaian kuning hijau
selendang, menyembunyikan kehamilan
kehamilan maut yang nanti menjemput
luput diredam
kehamilan hidup yang nanti merenggut
goresan dendam
gejolak dan kemelut keprihatinan
gagal direkam
pada sapuan dan garis wajah yang
menyerah, pada alur sejarah
Lukisan dengan sapuan akhir
yang cemerlang, kelengkapan wajah
diperoleh dalam bingkai kenangan
Juli 1989
The literal translation of this poem was made by Ulrich Kratz
The final translated version of the poem is by Carole Satyamurti
© Poetry Translation Centre 2004-2012

azhar says:
first i see , then i can give any speach about it.
frances hoeffel says:
We used your poem as an inspiration to write in a Older Writer's class in San Francisco yesterday. Wonderful
Ruth Ferez says:
I love it, and very enlightening.