Lukisan Wanita 1938

by Toeti Heraty

Lukisan dengan lengkap citarasa
giwang, gelang, untaian kuning hijau
selendang, menyembunyikan kehamilan

kehamilan maut yang nanti menjemput
luput diredam
kehamilan hidup yang nanti merenggut
goresan dendam
gejolak dan kemelut keprihatinan
gagal direkam
pada sapuan dan garis wajah yang
menyerah, pada alur sejarah

Lukisan dengan sapuan akhir
yang cemerlang, kelengkapan wajah
diperoleh dalam bingkai kenangan

Juli 1989

 

The literal translation of this poem was made by Ulrich Kratz

The final translated version of the poem is by Carole Satyamurti

Comments

  1. July 30th, 2011 at 4:34 pm

    azhar says:

    first i see , then i can give any speach about it.

  2. March 30th, 2011 at 12:38 am

    frances hoeffel says:

    We used your poem as an inspiration to write in a Older Writer's class in San Francisco yesterday. Wonderful

  3. March 30th, 2010 at 12:25 pm

    Ruth Ferez says:

    I love it, and very enlightening.