Post Scriptum
by Toeti Heraty
Ingin aku tulis
sajak porno sehingga
kata mentah tidak diubah
jadi indah, pokoknya
tidak perlu kiasan lagi
misalnya payudara, jadi bukit,
tubuh wanita = alam bangat
senggama = pelukan yang paling akrab
yang sudah jelas
tulis sajak itu
antara menyingkap dan sembunyi
antara munafik dan jatidiri.
The literal translation of this poem was made by Ulrich Kratz
The final translated version of the poem is by Carole Satyamurti
© Poetry Translation Centre 2004-2012

Comments
No comments have been made on this poem yet! Why dont you start us off?